NOT EVALUATED
NE
DATA DEFICIENT
DD
LEAST CONCERN
LC
2016
NEAR THREATENED
NT
VULNERABLE
VU
ENDANGERED
EN
CRITICAL ENDANGERED
CR
EXTINCT IN THE WILD
EW
EXTINCT
EX
Caesio teres
TAKSONOMI
Kategori -
Kingdom Animalia
Fillum Chordata
Super Kelas Pisces
Kelas Osteichthyes
Ordo Perciformes
Familia Caesionidae
Genus Caesio
Nama Daerah Antuan, Ekor Kuning Pisang, Kambule Lempes
Pengarang Seale, 1906
ID GENOM

CCTTTATCTAGTATTTGGTGCTTGAGCTGGAATGGTAGGCACAGCATTAAGCCTACTAATTCGAGCGGAA CTAAGCCAACCAGGAGCTCTTCTTGGAGACGACCAAATTTACAATGTAATTGTAACAGCACATGCATTTG TAATAATTTTTTTTATAGTAATGCCAATTATGATTGGAGGGTTCGGGAACTGACTGATCCCCCTAATGAT CGGGGCCCCCGATATGGCATTTCCCCGAATAAATAACATGAGCTTTTGACTTTTTCCTCCATCATTCCTA CTCTTACTCGCCTCCTTTGGAGTAGAAGCCGGGGCTGGAACTGGGTGGACAGTATATCCCCCACTAGCAG GAAACCTAGCACACGCAGGAGCATCTGTTGATCTAACTATTTTTTCCCTTCACTTAGCAGGTGTTTCCTC AATTCTAGGAGCTATCAACTTCATCACAACTATCATTAATATGAAACCCCCTGCTATTTCTCAGTATCAA ACACCACTATTTGTTTGAGCCGTGCTTATTACCGCCGTTCTACTTCTTCTCTCCCTCCCAGTCCTGGCTG CCGGGATTACAATGCTCCTTACAGACCGAAACCTAAATACTACCTTCTTTGACCCAGCGGGAGGGGGTGA TCCTATCCTCTACCAACACCTGTTC

INFORMASI DETAIL
Kemunculan Asli
Panjang Maksimal 40.0 cm TL jantan/tidak berjenis kelamin
Distribusi Indo-Pasifik Barat: Afrika Timur hingga Kepulauan Line. Tidak terjadi di Laut Merah atau Teluk Arab (Persia).
Habitat air laut
Komentar Dari Selat Bali ke Laut Timor, juga terekam dari Kepulauan Raja Ampat, Manado dan sekitarnya, Pulau Sangalakki, Togean dan Kepulauan Banggai; dengan sebaran Indonesia dari Papua hingga Sumatera.
KARAKTERISTIK MORFOLOGI
  1. Bentuk Tubuh: memanjang dan agak pipih dari samping (fusiform / compressed).
  2. Warna Tubuh: biru di bagian punggung dengan warna kuning cerah pada sirip ekor, pangkal ekor, dan bagian tubuh belakang. Pada individu besar, warna kuning tidak terlalu menyebar ke bagian depan tubuh.
  3. Bentuk Kepala: kecil dengan moncong agak runcing dan mata besar di sisi kepala.
  4. Sirip:
    1. Duri punggung: 10
    2. Sirip punggung lunak: 14–16
    3. Duri dubur: 3
    4. Sirip dubur lunak: 12–13
    5. Sirip dada: panjang, mencapai hingga pangkal ekor.
    6. Sirip ekor: bercagak (forked), dengan warna kuning cerah.
  5. Tulang Belakang: termasuk vertebrata (bertulang belakang).
UPAYA KONSERVASI

Konservasi ekosistem dilakukan dengan:

  1. Perlindungan habitat dan populasi ikan
  2. Rehabilitasi habitat dan populasi ikan
  3. Penelitian dan pengembangan
  4. Pemanfaatan sumber daya ikan dan jasa lingkungan
  5. Pengembangan sosial ekonomi masyarakat
  6. Pengawasan dan pengendalian (monitoring dan evaluasi)

Konservasi jenis dilakukan dengan:

  1. Penggolongan jenis ikan
  2. Penetapan status perlindungan jenis ikan
  3. Pemeliharaan
  4. Pengembangbiakan
  5. Penelitian dan pengembangan

Konservasi sumber daya genetik ikan dilakukan melalui upaya:

  1. Pemeliharaan
  2. Pengembangbiakan
  3. Penelitian
  4. Pelestarian gamet

Fishiden

AI Indentifikasi dan Klasifikasi ikan air tawar dan air laut asli Indonesia.


Copyright 2024 Fishiden